Oleh: Nik Nur Zakia Abdullah@IMedikel TV
Dilema seorang wanita apabila berasa diri berisi walaupun sudah mencapai berat ideal. Itu adalah antara masalah utama dalam kehidupan wanita.
Ada yang kurang keyakinan diri dengan berat mereka yang mungkin menampakkan diri mereka lebih berisi atau gemuk padahal berat badan normal.
Disebabkan itu ada dalam kalangan mereka yang mengamalkan diet sehingga mempunyai penyakit Anoreksia Nervova.
Untuk artikel kali ini, kami akan kongsikan berkenaan berkenaan penyakit tersebut.
Menurut Kementerian Kesihatan Malaysia (KKM) dalam ciapan Facebooknya, Anoreksia Nervosa adalah penyakit kecelaruan pemakanan dengan ketakutan kenaikan berat badan.
Kajian MPA mendapati 1 peratus daripada populasi Malaysia mengalami penyakit ini akibat beberapa faktor termasuk “body shaming” pada remaja obes yang menurunkan berat badan secara berlebihan selain dari faktor sejarah keluarga yang mengalami anoreksia.
Sekiranya seseorang ada tanda anoreksia, dapatkan rawatan secepat yang mungkin untuk mencegah/minimalkan komplikasi berkaitan anoreksia.

Apakah Penyebab Penyakit Anoreksia Nervosa? (dochealthcentre)
Faktor-faktor predisposisi adalah:
- Golongan wanita
- Sejarah gangguan makan dalam keluarga
- Personaliti seperti terlalu mementingkan kesempurnaan dalam setiap aspek (perfectionist)
- Kesukaran untuk berkomunikasi tentang emosi negatif
- Kesukaran untuk menyelesaikan konflik
- Keyakinan diri yang rendah
Penyebab lain adalah:
- Faktor genetik juga antara penyebab penyakit anoreksia ini.
- Faktor umur: remaja wanita yang menumpukan perhatian yang berlebihan kepada penampilan dan kecantikan diri boleh mengalami penyakit ini.
- Riwayat keluarga: sekiranya ada sejarah penyakit ini dalam keluarga, kemungkinan anda juga boleh menghadapi penyakit ini.
- Keyakinan diri yang rendah: seseorang yang tidak menyukai diri sendiri, membenci penampilan diri atau tidak memiliki harapan. Mereka sering menetapkan sasaran yang susah untuk dicapai bagi diri untuk merasakan baik tentang diri sendiri.
- Perubahan kehidupan atau pengalaman yang stres juga antara penyebab anoreksia.
- Kejadian trauma: kes trauma seperti rogol dan ragut atau pengalaman stres seperti memulai pekerjaan baru boleh menyebabkan anoreksia.
- Pengaruh sosial media: iklan-iklan yang dipaparkan di tv, internet dan media cetak selalunya memaparkan tip-tip bahawa badan yang kurus berkesan lebih baik dari segi penampilan dan kecantikan.
- Penyakit-penyakit lain seperti “congenital adrenal hyperplasia” dan penyakit lupus boleh menyumbang kepada penyakit anoreksia.

Apakah Gejala Anoreksia Nervosa? Antara gejala penyakit anoreksia nervosa adalah:
- Penurunan berat badan yang ketara dan nampak sangat kurus
- Selalu memerhatikan bentuk badan di hadapan cermin
- Sering menimbang badan
- Sering memuntahkan makanan yang dimakan
- Suka berbohong apabila ditanya makanan yang dimakan
- Suka menghitung jumlah kalori, lemak dan gula dalam makanan
- Aktif dalam acara olahraga
- Suka minum ubatan penekan nafsu makan
- Mudah tersinggung jika ditegur mengenai bentuk badan
- Mengalami masalah kesihatan akibat anoreksia seperti keletihan, dehidrasi, tekanan darah rendah, kulit kering, keguguran rambut
- Penyalahgunaan alkohol
- Terlalu takut terhadap penambahan berat badan atau menjadi gemuk
- Tidak makan atau makan dalam kuantiti yang sangat sedikit
- Tidak makan di hadapan orang ramai
- Tidak suka bersosial dengan rakan-rakan
- Kitaran haid yang tidak normal
- Masalah sembelit
Apakah Pencegahan Anoreksia Nervosa?
Anoreksia nervosa adalah penyakit yang tidak dapat dicegah sepenuhnya. Remaja wanita yang disyaki mengalami penyakit ini haruslah diberi sokongan moral oleh ibubapa dan berbincang dengan mereka tentang masalah yang mereka sedang menghadapi serta harus dibawa berjumpa doktor dengan segera untuk mendapatkan cara pencegahan yang tepat dan sewajarnya. Anak-anak juga harus diajar wawasan yang tepat mengenai imej dan bentuk badan yang ideal. Antara cara pencegahan yang boleh dipertimbangkan untuk dilakukan adalah:
- Melakukan meditasi atau senaman ringan ketika rasa stres
- Akui bahawa diri sendiri sedang menghadapi penyakit anoreksia
- Makan makanan seperti yang dinasihatkan oleh doktor
- Ikuti sesi kaunseling
- Mengambil ubatan seperti yang dinasihatkan oleh doktor
- Memakai pakaian yang sesuai untuk bentuk badan, bukannya pakaian yang harus dipakai selepas menurunkan berat badan
- Membina keyakinan diri
- Cintai diri sendiri
- Terapi keluarga –isolated family therapy
- Terapi tingkah laku kognitif
- Ubatan antidepresen, antipsikotik, dan penstabil mood
- Menaikkan berat badan secara berkala
- Senaman
- Terapi individu
- Terapi analitik kognitif
- Terapi kognitif-tingkah laku yang dipertingkatkan
- Terapi pemulihan kognitif
- Terapi interpersonal
- Terapi peningkatan motivasi
- Terapi dinamik secara dinamik
- Terapi berasaskan keluarga
- Pengurusan klinikal pakar sokongan
- Kumpulan berbilang kaum
- Kumpulan sokongan saudara dan penjaga
IMedikel TV






